Konser Perdana YE di Atas Bola Dunia Raksasa di GBK, Berhasil Pikat 50 Ribu Penonton
Konser perdana Ye, yang sebelumnya dikenal sebagai Kanye West, di Indonesia sukses mengguncang Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada Sabtu malam, 24 Oktober 2026. Bertajuk Ye Live in Jakarta, pertunjukan bertema futuristik itu memikat puluhan ribu penonton dari dalam dan luar negeri.
Jakarta menjadi satu-satunya destinasi di Asia Tenggara yang disinggahi Ye dalam rangkaian pertunjukannya. Hal itu membuat antusiasme penggemar membubung, baik dari Jabodetabek, berbagai daerah di Indonesia, maupun pelancong mancanegara.
Panggung Bola Dunia Raksasa di GBK
Konser dimulai tepat pukul 21.00 WIB dengan kemunculan Ye di puncak panggung raksasa berbentuk kubah bola dunia atau dome stage. Visual proyeksi permukaan bumi yang berputar, tembakan sinar laser, serta kembang api menciptakan suasana megah di tengah stadion
Ye membuka pertunjukan dengan lagu “King”, yang langsung disambut riuh oleh penonton di area festival dan tribun. Selama kurang lebih dua jam, musisi berusia 49 tahun itu menampilkan lebih dari 30 lagu legendaris dari berbagai era albumnya.
Daftar Lagu yang Dibawakan Ye
Beberapa lagu yang menghangatkan malam itu antara lain:
- “Bound 2”
- “Heartless”
- “Jesus Walks”
- “American Boy”
- “Ghost Town”
Pertunjukan ditutup dengan klimaks penuh energi melalui lagu ikonik “Runaway”, meninggalkan kesan mendalam bagi puluhan ribu penonton yang hadir.
Puluhan Ribu Penonton dan Turis Mancanegara
Berdasarkan pantauan di lapangan, konser tidak hanya dipadati penonton Jabodetabek. Lebih dari 30 ribu penggemar datang dari berbagai daerah di Indonesia, sementara lebih dari 20 ribu pelancong mancanegara terbang ke Jakarta, termasuk dari Singapura hingga Australia.
Salah satu penonton asing bernama Sameer mengaku rela menunggu di situs tiket selama dua jam untuk mendapatkan tiket. Ia menyebut Ye Live in Jakarta sebagai konser terbaik yang pernah ia datangi dan malam yang sudah lama ia nantikan.
Penonton lokal, Azhfar, juga terkesan dengan tata panggung dan keragaman audiens. Ia mengungkapkan momen Ye berjalan di atas bola dunia raksasa, diiringi kembang api dan lagu-lagu Ye, terasa sangat memukau.
Dampak bagi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta
Kehadiran Ye Live in Jakarta membuktikan kapasitas Jakarta sebagai tuan rumah konser berkelas internasional. Acara ini juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ibu kota, terutama melalui kedatangan wisatawan mancanegara dan perputaran ekonomi di sekitar GBK.
Konser perdana Ye di Indonesia ini diperkirakan memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi pertunjukan musik internasional di Asia Tenggara, sekaligus menunjukkan daya tarik besar artis kelas dunia bagi pasar konser Indonesia
Baca artikel-artikel menarik lainnya
Babymonster Berhasil Ramaikan Indonesia Arena GBK Lewat Konser”CHOOM World Tour”
BLACKPINK Sukses Gelar Konser DEADLINE di Stadion GBK Jakarta
