YKAKI Gelar “GITA CITRA CITA”, Konser Amal Untuk Nyalakan Harapan dan Solidaritas untuk Anak Pejuang Kanker
Jakarta, 21 Mei 2026 — Sebuah panggung megah tidak hanya menjadi tempat unjuk bakat, tetapi juga ruang bertemunya empati dan aksi nyata kemanusiaan. Malam ini, The Ballroom Djakarta Theatre menjadi saksi bisu digelarnya GITA CITRA CITA, sebuah pergelaran amal akbar (fundraising) yang digagas oleh Lions Club Jakarta Jaya Sunter Agung. Kolaborasi luar biasa ini ditujukan sepenuhnya untuk mendukung program-program Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI).
Pergelaran ini berhasil menyatukan 250 penampil dari lintas generasi dan profesi. Melalui 10 babak musikal yang penuh emosi, para penampil menyampaikan pesan kuat tentang ketangguhan, cinta, dan harapan yang tak pernah padam bagi anak-anak Indonesia yang tengah berjuang melawan kanker.
Acara ini dihadiri oleh para filantropis, mitra, serta publik yang memiliki kepedulian mendalam terhadap isu sosial dan kemanusiaan.

Menerjemahkan Kepedulian Menjadi Aksi Nyata
Melalui GITA CITRA CITA, perjuangan melawan kanker anak digaungkan bukan sekadar sebagai isu kesehatan publik, melainkan sebagai isu kemanusiaan global yang memerlukan semangat gotong royong.
Ketua YKAKI, Ira Soelistyo, mengungkapkan rasa haru dan terima kasihnya atas solidaritas yang luar biasa dari seluruh pihak yang terlibat.
“Malam ini bukan hanya tentang sebuah pergelaran, tetapi tentang ribuan doa, kepedulian, dan harapan yang dipersatukan. Setiap dukungan yang hadir membantu anak-anak pejuang kanker merasa tidak berjuang sendirian. Ini adalah tentang kehidupan, martabat, dan masa depan mereka,” ujar Ira.
Ira menambahkan bahwa seluruh dana yang dihimpun dari pergelaran ini akan langsung dialokasikan untuk menjamin keberlanjutan layanan YKAKI. Layanan tersebut mencakup pendampingan keluarga, penyediaan rumah singgah yang layak, hingga dukungan psikososial dan edukasi bagi anak-anak selama menjalani proses pengobatan.
Semangat yang sama juga disampaikan oleh Martha Haliman, President Lions Club Jakarta Jaya Sunter Agung. Sebagai penggagas acara, ia menegaskan bahwa kepedulian akan jauh lebih bermakna jika diwujudkan bersama melalui kolaborasi nyata.
“GITA CITRA CITA adalah panggung solidaritas, tempat seni menjadi medium untuk berbagi harapan dan mengajak lebih banyak orang terlibat membantu anak-anak pejuang kanker,” tutur Martha.
Ketika Seni Menjadi Bahasa Kemanusiaan Global
Pergelaran komprehensif ini dikonseptualisasikan secara apik oleh para tokoh kreatif di balik layar. Poppy Hayono Isman, Pencipta Karya Kreatif GITA CITRA CITA, menjelaskan bahwa setiap babak dirancang untuk memberikan pengalaman batin yang mendalam bagi penonton. Musik dan seni digunakan sebagai instrumen universal untuk menyuarakan empati serta menggerakkan perubahan sosial.
Dari sisi produksi, Budi Widiastuti Suharto selaku Manajer Produksi menekankan bahwa elemen artistik pertunjukan ini disusun sebagai narasi bersama mengenai daya juang dan solidaritas. Audiens diajak menelusuri perjalanan emosional, mulai dari kisah perjuangan awal para survivor hingga menuju gerbang harapan baru.
Sejumlah tokoh nasional, musisi, dan komunitas turut memberikan penampilan sukarela mereka, antara lain:
- Prof. Aru Wisaksono Sudoyo
- Ario Djatmiko
- Eddy Tobing
- Hayono Isman
- Marlinda Adam
- Komunitas Paduan Suara, Relawan, serta para survivor kanker anak
Selain menjadi malam apresiasi seni, GITA CITRA CITA menjadi ajakan terbuka bagi publik untuk memperkuat dukungan terhadap anak-anak dengan kanker melalui donasi dan keterlibatan berkelanjutan. Seluruh hasil fundraising dari pergelaran ini akan disalurkan untuk mendukung program-program YKAKI bagi anak-anak pejuang kanker dan keluarganya.
“Malam ini membuktikan bahwa harapan bisa dinyalakan ketika banyak tangan bergandengan. Ini bukan akhir dari sebuah pertunjukan, tetapi penguatan dari sebuah gerakan,” tutup Ira Soelistyo.
Baca artikel-artikel menarik lainnya
GITA CITRA CITA, Pergelaran Amal untuk Menyalakan Harapan Anak-Anak Pejuang Kanker
Konser TREASURE “PULSE ON” Jakarta 2026 Sukses Digelar, Dua Hari Penuh Energi di Indonesia Arena
Pergelaran Musikal “Cahaya Hati”: Menyatukan Kepedulian, Menyalakan Harapan
